
VISTAVERDEARRAIJAN.COM – Coffee Talk Tokyo adalah instalasi ketiga dalam seri Coffee Talk, menampilkan gameplay visual novel santai dengan elemen simulasi barista. Kini berlokasi di Tokyo, game ini menawarkan cerita emosional dari pelanggan baru, latte art kreatif dengan stencil, dan soundtrack lo-fi yang menenangkan.
1. Lokasi Baru & Pelanggan Baru
Game mengambil latar di sudut Tokyo yang tenang. Karakter pengunjung baru termasuk:
- Kenji, kappa salaryman yang memasuki masa pensiun, berusaha menemukan makna hidup baru;
- Vin, asisten barista yang sedang pulih dari trauma besar;
- Ayame, mantan it‑girl yang sekarang menjadi hantu, menghadapi peralihan hidup dan kematian
2. Gameplay Konsistensi & Inovasi
Mirip dengan seri sebelumnya, pemain membuat minuman dengan resep, menjalin cerita melalui dialog. Namun kini tersedia fitur stencil latte art: kamu bisa menyemprot desain bubuk di atas kopi, lalu menambahkan susu dan membuat corak sendiri
3. Soundtrack & Atmosfer Lo-Fi
Andrew “AJ” Jeremy kembali menyusun soundtrack lo-fi chillhop, menciptakan suasana santai dan emosional saat menyajikan kopi dan mendengarkan cerita pelanggan
4. Fitur Media Sosial In-Game
Dalam game, ada fitur Tomodachill, jejaring sosial dalam game yang membantu pemain membangun koneksi antara karakter dan mengungkap cerita lebih dalam
Kesimpulan
Coffee Talk Tokyo merupakan evolusi natural dari seri yang mempopulerkan game cozy bercampur cerita emosional. Lokasi baru, latar estetika Tokyo, fitur latte art stencil, dan pengalaman sosial media in-game membuat game ini menjanjikan pengalaman segar namun tetap hangat.D